360 KM
Ada rasa yang tak biasa. Memenuhi relung jiwa. Rasa yang selalu muncul ketika kesunyian malam menyapa. Aku tak tahu rasa itu selalu hadir di kegelapam malam. Dia bersembunyi ketika siang menemani. Kembali teringat tentang komunikasi menunggu pagi. Kita berbicara seperti orang tak tahu waktu. Seperti orang yang haus akan minum, Setelah seharian melakukan perjalanan. Seperti orang menemui makanan. Setelah beberapa hari tidak makan. Pada malam itu kita adalah makhluk yang paling bahagia. Cerita dan tawa menghiasi setiap komunikasi. Kita tidak memperdulikan makhluk-makhluk yang sedang menemui mimpi. Kita sibuk dengan obrolan kita. Obrolan dua orang insan berbagi tawa. Pekat malam perlahan memudar. Pertanda mentari bersiap untuk memenuhi tugasnya. Dan kita baru tersadar kalau kita telah menikmati malam berdua. Menghabiskan malam dengan tawa. Kau akhiri dengan ucapan "terima kasih untuk malam ini" Ku akhiri "terima kasih telah mempercayai." Dan kita kembali ke rutinitas k...