Postingan

Suara Dari Dalam Hati

Ketika kekesalan memuncak dalam dada, Amarah Seakan Tak Bisa ditahan, Ingin Kuhancurkan Semua Yg Ada. Tanpa Sedikitpun Tersisa. Aku kesal Dengan Semua Ini, Aku kesal apa yg telah terjadi, Aku Ingin Pergi, Pergi Dan Pergi Aku Sudah Benci, Dan Sangat Benci Berada Disini. Aku Ingin Tenang Dari Semua Suara-suara Yg Membisingkan. Aku Ingin Tenang... Tenang... Dan Tenang. Apakah Tak Ada Lagi Ketenangan Yg bisa aku dapatkan pada hari ini dan seterusnya.? (14:24 - 20 Feb 2019)

Mimpi

Sudah Lama Kita Tidak Bertemu, Dan Mendengar Kabar Darimu Juga Tak Pernah Sampai Ditelingaku. Cuma Kenangan Masalalu Yg Masih Membekas Dalam Ingatanku. Kuteringat Senyum Indah Keluar Dari Kedua Bibirmu. Canda Tawamu Terniang Dibenakku. Dan Kini Kau Datang Dalam Mimpiku. Memakai Baju Putih Yg Kau Pakai Saat Pertama Bertemu. Dan Memakai Kaca Mata Hitam Diatas Kepalamu. Kau Tak Berubah Masih Seperti Dulu. Seperti Pertama Kita Bertemu. Dan Belum Sempat Aku Melepas Rindu. Kau Telah Pergi Tanpa Meninggalkan Pesan Untukku. Dan Hati Kecilku Bertanya? Gimana Caranya Aku Bisa Bertemu Dengan Dirimu Untuk Saling Berlepas Rindu. (16.53 - 25 Jan 2019)

Anak Adalah Fotokopi Orang Tua

*Anak Adalah Fotokopi Orang Tua* *Renungan untuk orang tua..* mengapa anak kita malas baca qur’an? mungkin ortunya dirumah jarang baca qur’an.. seringkali kita dapati orang tua hanya bisa menyuruh dan memberi nasehat.. namun dalam prakteknya sangat minim.. ketahuilah wahai orang tua… *anakmu adalah fotocopymu…* seringkali fotocopy tidak lebih bagus dari aslinya… *namun terkadang Allah memberikan anugrahnya, sehingga anak lebih baik dari ortunya..* saya kira semua orang tua mengharapkan agar anaknya lebih baik dari dirinya… walaupun preman pun ingin memiliki anak yg lebih baik… kenapa demikian??? *karena setiap diri kita mengharapkan agar kelak jika kita mati ada pahala yg dapat menerangi kubur kita…* *atau minimal memperingan adzab yg diderita…* *sungguh secara tidak langsung banyak manusia yg meyakini terhadap sesuatu yg sangat besar dihari setelah kematian…* inilah fitroh manusia www.abu-riyadl.blogspot.com Dibagikan via fb cari akunnya di ilmu_far...

SENANTIASALAH MEMOHON KEPADA ALLAH KETEGUHAN

Gambar
*SENANTIASALAH MEMOHON KEPADA ALLAH KETEGUHAN* ----- Berkata Fadhilatusy Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah: "أوصي نفسي وإياكم أن نسأل الله دائما الثبات على الإيمان وأن تخافوا؛ لأن تحت أرجلكم مزالق، فإذا لم يثبتكم الله -عز وجل- وقعتم في الهلاك." 📚 الشرح الممتع ( ٥ / ٣٨٨ ) "Aku wasiatkan untuk diriku dan kalian semua. Untuk kita senantiasa memohon kepada Allah keteguhan di atas iman dan senantiasa waspada. Dikarenakan dibawah kaki-kaki kalian, sekian banyak perkara yang menggelincirkan. Maka apabila Allah 'azza wa jalla tidak memberikan kekokohan, niscaya kalian akan terjatuh kepada kebinasaan." 📚 Asy Syarhul Mumti' (5/388) Ustadz Abu Ubaidah As Sidawi hafizhahullah Silahkan di share... Semoga bermanfaat.

PAHALA SEDEKAHMU BISA TERHAPUS KARENA HAL INI

Gambar
*PAHALA SEDEKAHMU BISA TERHAPUS KARENA HAL INI* ----- Jika seseorang riya’ dalam amalan sedekahnya maka akan menghapus pahala sedekah tersebut. Bahkan perbutan riya’ tidak hanya dalam masalah sedekah saja. Riya’ dapat terjadi pada setiap amal dan menghapus pahala amal tersebut. 📚 Nidaa-atu ar rahman li Ahlil iman 21-22, Syaikh Abu Bakr Al Jazaairy Silahkan di share. Semoga bermanfaat

UCAPAN SELAMAT NATAL MENURUT MAZHAB SYAFII

🌸 *UCAPAN SELAMAT NATAL MENURUT MAZHAB SYAFII’* 🌸 ✏️ *_oleh Ustadz Dr. Musyafa Ad Darini, Lc., MA._* 📒 *Asy-Syarbini* (wafat 977 H) –rahimahullah-, salah seorang ulama besar Madzhab Syafi’i mengatakan: _“Dan *diberi hukuman ta’zir* *), seorang yang mengikuti orang-orang kafir dalam merayakan hari raya mereka. Begitu pula orang yang memberikan ucapan selamat kepada seorang kafir dzimmi di hari rayanya”_ (Mughnil Muhtaj, Asy-Syarbini, 5/526). Hal senada juga disebutkan dalam banyak kitab syafi’iyyah lainnya, diantaranya: Al-Iqna’ fi halli Alfazhi Abi Syuja’ (2/526), Asnal Matholib (4/162), Tuhfatul Muhtaj (9/181), Hasyiata Qolyubi wa Amiroh (4/206), Annajmul Wahhaj (9/244). 📒 Bahkan lebih tegas lagi *Ibnu Hajar Al-Haitami* (wafat 982 H) –rahimahullah– mengatakan: _“Kemudian aku lihat ada sebagian para imam kami yang muta’akhirin telah menyebutkan keterangan yang sesuai dengan apa yang telah kusebutkan, dia mengatakan:_ _‘Diantara *BID'AH* yang *PALING BURUK* adalah ...

MENYOAL KEMBALI ARTI TOLERANSI DALAM MOMENTUM PERAYAAN NATAL

*MENYOAL KEMBALI ARTI TOLERANSI DALAM MOMENTUM PERAYAAN NATAL* ✒ Ditulis Oleh *_Ustadz Abu Khalid Resa Gunarsa, Lc._* ♦️ Di bulan Desember ini, persoalan toleransi kembali menemukan momentum untuk dibicarakan. Seolah menjadi ajang diskusi rutin tahunan, isu-isu yang bertemakan toleransi beragama menjadi topik hangat yang mengundang komentar dan sikap dari banyak kalangan. Hal itu karena di bulan Desember ini, Umat Kristiani merayakan hari natal pada tanggal 25 Desember. ♦️ Sebenarnya, garis toleransi dalam Islam telah demikian jelas. Ia terangkum dalam firman Allah, *_“Lakum diinukum wa liya diin.” (untukmu agamamu dan untukku agamaku)._* ♦️Ulama asal Tunisia, Samahatu al Ustadz *Muhammad Thahir Asyur* rahimahullah dalam Tafsirnya yang fenomenal, “Tafsiru al Tahrir wa al Tanwir” berkata mengenai ayat diatas, _“Dalam kedua kalimat diatas, nampak didahulukan musnad (lakum/liya) atas musnad ilaihnya (diinukum/diin), untuk menegaskan pembatasan. Artinya, agamamu, hanya terbata...