Postingan

Quotes

 Terkadang rindu tak mengenal waktu.Dia bisa muncul kapan ia mau. Sekalipun ketika kita tak mengharapkanya bertamu. ~A.S

Sabda usang

Dikesunyian malam kita adalah insan yang saling merindukan tanpa berani mengungkapkan perasaan. Kau dengan rasa malu yang tinggi dan aku dengan gengsi yang tinggi. Jadilah kita makhluk yang saling merindu di bawah mendungnya awan malam ini. ~A.S

Pasrah.

Telah terjadi pertempuran. Antara kenangan yang bersemayam diingatan, Dan rasa kantuk yang tak tertahankan. Aku tak tahu siapa yang akan berkuasa malam ini. Rasa kantuk hanya bersenjata kegelapan. Sedangkan kenangan memiliki persenjataan yg begitu sulit disingkirkan. Dia dapat menghadirkan, cerita, tawa, tutur kata, bahkan tingkah lakunya. Dia menancapkan semuanya dipikiran, sehingga aku hanya pasrah terhadap semuanya. 31-07-23 ~A.S

Sabda usang

 Mau latihan berkali-kali agar bisa mengantisipasi ketika ditinggal pergi. Tetap tidak berpengaruh ketika sunyi dan sepi menghampiri. Tangis dan air mata akan mengalir membasahi permukaan Pipi.

Ingatan Tentangmu.

Tak sengaja aku membuka pesan kita dulu, Ketika aku ingin membersihkan pesan-pesan yang lama. Aku terhenti ketika membaca namamu. Akhirnya aku membuka pesan itu. Seketika ingatan tentangmu muncul kembali. Ingatan yang dulu pernah aku paksa mati. Walaupun berat untuk hal itu. Sekuatnya aku coba, demi kebaikanku. Walaupun sudah sekuat tenaga melupakan kenangan antara kita. Kenangan itu selalu muncul. Tawamu, candamu, manjamu, dan marahmu. Kini ingatan itu muncul kembali. Ingatan yang aku bunuh sendiri. Kini dia hidup kembali. Ingatan itu semacam mati suri direlung hati dan didalam pikiranku. Untuk saat ini aku tidak bisa berbuat apa-apa. Hanya doa yang aku hantarkan. Untuk kau dan orang-orang yang ada disekelilingmu. Dan untuk orang yang selalu menyanyangimu. Sampai akhir hidupmu, yaitu orang tuamu Dan untuk orang-orang yang kau sayangi sampai akhir hayatmu. Terima kasih untuk semua kenangan itu, Terima kasih untuk candamu, tawamu, manjamu, dan marahmu. Aku banyak belajar tentang arti me...

Saksi

 - SAKSI - Setelah sekian lama kita tak bertemu. Aku kira kau telah berubah. Ternyata semua dugaanku salah. Kau masih lucu dan sangat menyenangkan untuk berbagi cerita. Menanyakan kabarmu gimana setelah sekian lama tak bersua. Malam itu kita membicarakan kesibukan kita masing-masing. Di bawah langit berbintang, diselimuti angin malam. Dan ditemani lampu temaram. Semakin malam perbincangan kita semakin hangat. Cela, canda tawa memberi warna di malam itu. Aku semakin hanyut dan tenggelam dalam tawamu. Kedua matamu semakin berbinar malam itu. Semakin aku tatap semakin terbius oleh mata indahmu. Rasanya ingin berlama-lama bersamamu pada malam itu. Biarlah kita menikmati indahnya malam. Dan menikmati tiap helai daun berguguran. Menghabiskan malam bersamamu adalah sesuatu yang tak terbayangkan. Biarkanlah malam itu menjadi cerita kenangan kita berdua. Pohon, helai daun, meja bundar, kursi kayu, rembulan malam dan berjuta gemintang. Biarlah mereka menjadi saksi kita malam itu. Gubahan: A....

Bicara itu ada seninya⠀

Gambar
 ⠀ #ReviewBook⠀ Judul Buku: Bicara itu ada seninya⠀ Penulis: Oh Su Hyang⠀ Hal: 238 Buku “Bicara Itu Ada Seninya”, buku yang dituliskan oleh Oh Su Hyang seorang dosen dan pakar komunikasi terkenal di Korea Selatan. Buku ini sangat direkomendasikan untuk kita yang sulit berkomunikasi. Di buku ini penulis menjelaskan bagaimana cara untuk meningkatkan kemampuan berbicara yang baik dan efektif sehingga tujuan dari komunikasi tersebut tercapai dengan baik. Dan tujuan komunikasi itu juga bermacam-macam, ada yang ingin memberi informasi, persuasi, ataupun negoisasi. Apapun tujuannya pasti akan lebih mudah untuk dicapai jika seseorang melakukannya dengan komunikasi yang baik. Di dalam buku ini juga dijelaskan rumus komunikasi yaitu C = Q x P x R (Comunication = Question X Praise X Reaction). Rumus ini adalah gabungan dari beberapa aspek komunikasi yang penting. Bagaimana kita menyampaikan informasi dan memberikan umpan balik dengan lawan bicara kita. Dan ada juga rumus 1, 2, 3, rumus ini me...